Prinsip Prinsip Pertumbuhan Gereja

PRINSIP-PRINSIP PERTUMBUHAN GEREJA      

Bagaimana sebuah Gereja yang dimulai dengan lima orang anggota di tahun 1958 bisa bertumbuh menjadi gereja terbesar di dunia dengan lebih dari 800.000 anggota ? Ada beberapa prinsip kunci yang dilakukan Yoido Full Gospel Church sehingga mereka bisa bertumbuh secara fenomenal.

Image

 

 

Doa

Pendiri dan Gembala Senior emeritus Yonggi Cho mengajarkan bahwa kuasa doa membuat hubungan gereja dengan Roh Kudus menjadi hidup dan dinamis. Anggota gereja mereka bukan hanya berdoa dengan suara keras dan sungguh-sungguh dalam ibadah-ibadah doa, tetapi mereka juga mengunjungi bukit doa untuk berdoa serta berpuasa. Dr. Cho mengajar jemaatnya kuasa doa sehingga hal tersebut membuat penginjilan serta pemberitaan Injil menjadi lebih mudah, yang pada akhirnya membuat jemaat lebih suka lagi untuk berdoa.

Hidup Dalam Dimensi Keempat

Dr. Cho mengajar jemaatnya untuk tidak dibatasi oleh dimensi ketiga, tetapi mereka harus belajar berbicara dalam bahasa-Nya Roh Kudus yaitu dimensi keempat dari impian dan visi. Mereka perlu mengubah pemikiran mereka dari tidak mungkin menjadi mungkin dan memperkatakannya dengan suara keras, untuk memberikan apa yang tersedia dengan iman, dan mengijinkan Tuhan untuk menangani selebihnya.

Cara berpikir empat dimensi yaitu melakukan empat langkah inkubasi/pengeraman. Diawali dengan suatu hubungan yang erat dengan Roh Kudus. Setelah menerima sebuah rhema visi atau mimpi dari Roh Kudus, orang tersebut harus mengerami hal tersebut dengan iman. Yang kedua, perlu didefinisikan secara jelas sasaran yang diinginkan. Yang ketiga, perlu didoakan sampai ada suatu keyakinan dan rasa damai dari Tuhan. Yang terakhir, perlu mengucap syukur kepada Tuhan serta melepaskan iman lewat pengakuan.

Dr. Cho mengatakan bahwa pertumbuhan gerejanya terjadi karena dia mengerami visi yang Tuhan berikan kepada dia. Setelah menerima visi tersebut, gerejanya bertumbuh dari 600 menjadi 3.000 menjadi 6.000 dan akhirnya menjadi 800.000 sekarang ini.

Memperhatikan Kebutuhan Orang

Karena percaya bahwa orang akan memberikan respon pada waktu kita memenuhi kebutuhan mereka, maka para anggota Yoido Full Gospel Church melihat kebutuhan yang ada dalam kehidupan orang-orang di sekitar mereka dan berusaha sebisa mungkin untuk memenuhinya. Hal ini didasarkan pada 3 Yohanes 2 yang berbunyi, " Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik ( prosper = makmur ) dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik ( prosper = makmur ) saja." Dr. Cho mengajarkan bahwa ayat ini bisa diaplikasikan dalam 3 berkat berganda dari Tuhan, yaitu berkat secara rohani, secara materi dan kesehatan tubuh. Pada waktu para jemaat semakin makmur dalam ketiga area ini, maka mereka juga bertumbuh dalam kesuksesan.

Sistem Cell Group

Mungkin hal terpenting dalam faktor pertumbuhan gereja Yoido Full Gospel adalah aspek yang paling terkenal dari gereja ini : sel grup - dimana gereja tidak berpusat pada pendeta & staff sepenuh waktu tetapi pada para pemimpin awam dan sel-sel grup. Dengan berfokus pada kehidupan sehari-hari angotanya, Dr. Cho memberdayakan anggotanya untuk menjadi pelayan yang melayani anggota keluarga mereka, tetangga dan rekan sekerja mereka. Karena melihat system sel sebagai dasar gereja, maka semua departemen dan aktivitas dirancang untuk bisa membuat system sel grup berjalan dengan lebih baik. Dengan begitu pertumbuhan gereja tidak terbatas pada ukuran gedung gereja tetapi pertumbuhan gereja bisa melampaui keempat dinding gereja. System sel grup ini juga memperkuat gereja karena anggota jemaat bisa berkumpul di rumah-rumah seperti yang tertulis di dalam Alkitab.

( Terjemahan bebas dari artikel " Principles For Church Growth " di City News Weekly, May 26, 2010 )