Rabu, 16 Oktober 2019 | 21:58 WIB

Pdt Jonathan Soeharto: Bali Pantas Jadi Simbol Toleransi

Pdt. Jonathan Soeharto, gembala GPdI Kuta Bali, tergugah untuk menjadikan Bali sebagai model toleransi beragama.

Bali merupakan koridor pariwisata nasional yang disinggahi oleh beragamnya etnik bangsa dan dalam skala nasional juga menjadi tempat tinggal dan berusaha berbagai macam anak bangsa secara aman dan damai maka sudah sepatutnya Bali menjadi role model dan simbol toleransi kerukunan beragama di dunia.

“Berbeda dengan wilayah lainnya, tak ada lagi jarak antara berbagai keyakinan (religi) disini, untuk itulah untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke74, Gerakan Nasional Cinta NKRI (GENTA) bekerjasama dengan Kodam IX Udayana dan LPM kuta ingin menyuarakan gaungnya perdamaian ke seluruh dunia,” kata Pdt Jonathan Soeharto di Pantai Segara, Kuta, Badung, Jumat (16/8/2019).

Acara tersebut, mengajak orang untuk bergabung dalam kegiatan bertajuk “Bakti Merah Putih Peduli Kasih” dihadiri dihadiri oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto dan ribuan warga, anak sekolah, pegiatan LSM hingga para veteran.

“Kami berharap, semua umat beragama, tokoh agama baik Kristen, Muslim, Hindu, Budha dan Konghucu, semua elemen masyrakat untuk menyatukan hati sebagai umat beragama, bersatu dalam doa dan hati untuk bagaimana bersatu dalam doa, bersatu dalam kegiatan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa sesungguhnya Bhineka Tunggal Ika itu terpancar dari Bali. (hd), balinetizen.com, Mangupura.

Video terkait, silakan klik logo dibawah ini: